Profil
Profil Facebook Moenk Sayeeda Moorthafia
Buat lencana kamu sendiri
"Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari."

Anak Semua Bangsa - Pramoedya Ananta Toer

“Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah dunianya”


About me

INFJ - "Author". Strong drive and enjoyment to help others. Complex personality. 1.5% of total population.
Take Free Myers-Briggs Personality Test


greatly Links:

Islam's Things

fatwa online

Rabia el adawiya

Islamic Play&Learn

Islam4Kids

Islamic Games

Yang mau belajar quran 1

Yang mau belajar quran 2

Blog's Things




Free chat widget @ ShoutMix








Temans:






Indonesian Muslim Blogger

Yuk.Ngeblog.web.id

tadotsugakuen OnePlusYou Quizzes and Widgets
Created by OnePlusYou



blog ini tampak lebih manis jika dan hanya jika disaksikan pake

Get Firefox!


[Valid RSS]

Site powered by Tabulas.

Entries for March, 2009


March 6th, 2009

Hubbuki, ... daaiman .. daaiman...


Seorang teman pernah bertanya: “Duh, gimana dong mbak,.. kalo saya belum bisa kontinyu nglakuin sholat malem? .. pengen banget siy… tapi apa daya … seringnya susah banget bangunnya

Biasaaa… alesan kita-kita ini, para emak2 yang Alhamdulillah teteup cantik di tengah2 kelelahan yang mendera switswwiiiwww…. yaAllah.. PD nian apalagi kalo bukan krucils yang nyaris 24 jam begitu menyita perhatian kita. Yang… kalo kita mampu bersabar (dalam artian…. Gak berarti kita gak boleh tegas siy sesekali waktu) … pada saat mereka besar nanti, tentunya masa2 repot seperti sekarang inilah yang kadang…. Begitu kita rindukan.

Hmmm… apa ya… amalan yang …. Kira2 bisa jadi padanan pahala sholat malem itu? … coba yuk kita simak hadits dibawah ini :

من حمل تحفة من السّوق الئ ولده كان له صدقة وابداءوا بالاناث فانّالله رقّ ب لاناث ومن رقّالانثى فكا نّما بكى من خشية الله ومن بكى من خشيةالله تعالى غفر له

Barang siapa yang membawa mainan dari pasar, kemudian diberikan kepada anaknya, maka pahala baginya seperti sedekah.  Dan mulailah dari anak perempuan… karena sesungguhnya Allah amat lembut kepada anak perempuan. Dan barang siapa yang berlaku lembut kepada anak perempuan, maka dia seperti seorang yang sedang menangis karena takutnya pada Allah swt, (tahajud)… dan barangsiapa yang menangis karena takutnya pada Allah,… diampuni oleh Allah.. semua dosa-dosanya.  (HR Bukhori)

Tuh .. tuh… keyen kann? Doooh… lantas deh para emak dengan kompaknya berkata: “iihh… gue banggettt…” sambil ngbayangin aktipitasnya tiap pagi, nenteng2 maenan harga serebu dua rebu, pulang dari pasar yang becek gara2 ga da ojekkk... scared.gifmaenan yang sudah sedemikian murahnya, makin keliatan lebih menyedihkan… karena baunya bercampur sama ikan asin, dan pete hasil belanjaan sang emak pagi itu.

Berbahagialah yang memiliki anak perempuan… peluang meraih pahala.. seperti pahalanya ahli ibadah dimalam hari, bisa diperoleh… hanya dengan berbaik-baik sama anak perempuannya. Emang ada gitu, emak yang gak bisa lembut ma anak2nya? Mudah-mudahan aja gak ada yaa… ya allah, anak perempuan gitu loh.. palagi yang centil dan lucu bin bawel di umur setaon dua taon…. Mo digalakin? Mana tahaaannn….???  

Yahh.. gimana dong yang gak punya anak perempuan? Ya sama aja siy hakikatnya mah,… lembut dan penuh perhatian aja sama anak-anak kita,… sebisa mungkin,… jangan pernah mengecewakan harapannya. Karena bagi mereka saat ini, ya kita-kita ini yang memberikan rezeki. Bukan begitu bukan?

Seorang tabi’in, Ibrahim bin Muhammad al husainy berkata:

“Barang siapa yang menyenangkan anak kecil keturunannya hingga dia merasa puas, maka kelak Allah akan menyenangkannya di hari Kiamat hingga dia merasa puas”.

Sepertinya … atsar diatas tadi, seiring sejalan ya sama do’a mohon ampun buat kedua orang tua, … kalo diperhatiin…. Dibagian akhirnya yang bilang begini:

dan sayangilah keduanya, sebagaimana mereka menyayangiku, dimasa kecilku” subhanallah…

Betapa… segala sesuatunya… yang telah dan sedang kita jalani adalah suatu keterkaitan yang gak bisa dipisah-pisahkan.  Seperti hadits tadi, pengen puas di akhirat nanti? Puaskanlah anak keturunan kita dulu,… ketika si anak sudah merasa puas dan berbahagia karena merasa memiliki orang tua yang begitu menyayangi mereka, otomatissss… kita pasti akan selalu disebut-sebut dalam do’a do’a polos mereka. Dan,… kepengen didoain sama anak? Ya disiapkan dong ah… anak-anak yang sholeh dan sholehah… yang bisa selalu mendoakan kita, baik ketika kita masih ada ditengah2 mereka,… ataupun ketika kita sudah dipanggil oleh sang Maha… karena sesungguhnya, doa anak-anak yang sholeh/sholehah… adalah salah satu amalan yang tidak akan pernah terputus balasannya bagi kita,.. meskipun kita sudah meninggal.  

Nabi kita amat sangat memuji orang yang mendidik anak perempuannya contohnya ada dalam sabda beliau berikut ini:

Man 'alaa jaariyataini, hatta tablughoo jaa a yaumal qiyaamati .. ana wa huwa .. hakadzaa ... wa dlomma ishba'aihi (adabul islam lil athfaal)

Barang siapa yang mendidik anak perempuannya (lahir&bathin) sampai dia berusia baligh, maka dia akan datang pada hari kiamat, Aku (Nabi) dan dia (orang yang mendidik anak perempuannya) dekatnya seperti 2 jari ini. (Nabi mengisyaratkan dengan 2 jarinya yaitu : jari telunjuk dan jari tengah) Subhanallah....

*mendidik disini artinya luas ya,.. menafkahi lahir batinnya...

Bahkan saya juga pernah denger,.. (monggo di guggling aja sendiri yak? ) ... siapa yang bisa mengantarkan anak-anak perempuannya sampai di gerbang pernikahan dalam keadaan suci,.. alias gak terkontaminasi... alias... tu anak bener-bener terjaga dari pergaulan yang tak juelas... itu bisa jadi jaminan si ortu akan syurgaNya...

gimana? berat? ho oh.... ya iyalah... anak perempuan... yang perumpamaannya katanya,.. mendidik 1 anak perempuan sama artinya dengan mendidik 10 anak laki-laki.... lha? yang baru punya anak 1, cewek?... ya udah... gak usah nambah lagi,.. udeh 5 kali KB tuh .. xixixixix....

Ahh,... anak-anakku tersayang... hubbuki, hubbukum... daaiman.. daaiman.... mama menyayangi kamu, alifa... menyayangi kalian semua... terus... dan terus... loveeyes.gif

*Hubbuki daaiman.. daaiman... got from someone... ... 

Posted by bunayya

6 koment, tengkyuu







March 11th, 2009

On My Birthday ....


 

Bismillahirrohmaanirrohiim …

Bumi Mardhatillah,

Aba dan Mama tercinta …

 

Kalau saja aku dapat menuliskan semua isi hatiku, maka inilah yang akan aku sampaikan kepada aba dan mama:

-  Jangan manjakan aku, sebenarnya aku pun menyadari, bahwa tidak semua keinginanku harus dituruti. Seringkali aku merengek hanya untuk menguji dan mencoba Aba dan Mama saja. Kalau aba dan mama menuruti rengekanku, maka aku tahu bahwa aku bisa memanfaatkan rengekanku lain kali.

-         --- Jangan takut bersikap tegas, karena aku juga membutuhkan ketegasan.. agar aku yakin, bahwa hidupku aman dalam lindungan Aba dan Mama.

-          -- Cegahlah aku memulai kebiasaan buruk, Abad an Mamalah yang memiliki kemampuan untuk menilai sedini mungkin, apakah aku akan mengembangkan kebiasaan buruk itu atau tidak. Bantulah aku menghindarinya.

-          -- Jangan pernah meremehkan aku. Jangan mengira aku bodoh, karena usiaku yang masih dini. Jangan mengira aku tak mengerti apa-apa tentang segala sesuatu yang terjadi disekitarku. Terutama yang berkaitan dengan Aba dan Mama… Ketika kalian bertengkar dibalik pintu kamar, aku mungkin tak mendengar. Tapi aku bisa membaca ketegangan dan amarah yang terlukis diwajah kalian satu sama lain.

-          -- Jika aku berbuat salah, janganlah menegurku didepan orang lain, itu mempermalukan aku. Apakah Mama Aba mengira bahwa anak seusiaku tidak bisa merasa malu? Aku lebih suka Mama Aba memanggilku kedalam kamar, lalu mengajakku bicara dari hati ke hati. Kalau Mama Aba tidak berteriak, apalagi didepan banyak orang, lebih mudah bagiku untuk mendengar.

-          -- Ijinkan aku merasakan sendiri resiko perbuatanku, selama Mama Aba tahu bahwa aku tidak dalam bahaya besar, biarkanlah aku belajar dengan caraku sendiri.

-          -- Jangan masukkan kedalam hati kalau aku marah dan mengatakan “Aku benci Mama Aba!” Aku tidak sungguh-sungguh membenci kalian. Aku hanya kadang-kadang benci, mengapa begitu besar kekuatan kalian mengatur kehidupanku!

-          -- Jangan lupa bahwa aku tidak selalu bisa menjelaskan apa keinginanku, dan mengapa aku menginginkannya. Mama kan juga tidak selalu bisa menjelaskan padaku, kenapa Mama ingiiiin sekali blus merah yang kita lihat di toko kemarin?...

-          -- Jangan abaikan pertanyaanku, sikap tidak peduli kalian terhadap pertanyaan-pertanyaanku menyebabkan aku malas bertanya lagi, dan mulai mencari jawaban dari orang lain.

-          -- Jangan sepelekan rasa takutku. Semua ketakutanku nyata. Bagiku, tidak peduli Mama teriak-teriak bahwa adegan di film itu hanya bohong-bohongan, aku tetap takut. Tetapi ajarilah aku bagaimana mengatasi rasa takut. Do’a apa yang Mama baca ketika cemas? Ajarilah aku do’a itu.

-          -- Jangan berusaha sempurna, karena aku juga perlu belajar bahwa Mama Aba bukanlah manusia super.

-          -- Mintalah maaf kepadaku, kalian bisa saja membuat kesalahan, sama seperti aku. Jangan khawatir, permintaan maaf kalian tidak akan membuatku meremehkan Mama Aba… tetapi justru menambah kekagumanku kepada kalian.

-          -- Jangan lupa betapa cepatnya aku tumbuh kembang… Pada waktunya aku tidak bisa lagi diperlakukan seperti anak kecil.

-          -- Ingatlah selalu bahwa aku akan terus membutuhkan pengertian dan kasih sayang Mama Aba, meski aku tidak perlu secara lisan  mengingatkan Mama Aba , aku selalu butuh dipeluk, diajak bicara, dan diberitahu bahwa kalian selalu menyayangi aku.

-          Jagalah kesehatan dan kebugaran kalian selalu.. ingatlah bahwa aku selalu membutuhkan kalian.

Terimakasih Mama Aba,… salam beribu juta miliar cinta dari ananda….

Alifa tsurayya fatiya

 

Dikutip dari majalah Paras, by Santi soekanto dan Ratih sayidun

 

 

 

Posted by bunayya

1 koment, tengkyuu






« 2009/02 | 2009/04 »