Profil
Profil Facebook Moenk Sayeeda Moorthafia
Buat lencana kamu sendiri
"Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari."

Anak Semua Bangsa - Pramoedya Ananta Toer

“Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah dunianya”


About me

INFJ - "Author". Strong drive and enjoyment to help others. Complex personality. 1.5% of total population.
Take Free Myers-Briggs Personality Test


greatly Links:

Islam's Things

fatwa online

Rabia el adawiya

Islamic Play&Learn

Islam4Kids

Islamic Games

Yang mau belajar quran 1

Yang mau belajar quran 2

Blog's Things




Free chat widget @ ShoutMix








Temans:






Indonesian Muslim Blogger

Yuk.Ngeblog.web.id

tadotsugakuen OnePlusYou Quizzes and Widgets
Created by OnePlusYou



blog ini tampak lebih manis jika dan hanya jika disaksikan pake

Get Firefox!


[Valid RSS]

Site powered by Tabulas.


April 29th, 2009

Sakinah, Mawaddah, Rahmah... ??


“Selamat ya,.. semoga bisa menjadi rumah tangga yang samara, alias sakinah, mawaddah wa rohmah.. “  

Itu kalimat yang pasti, selalu terucap untuk sepasang pengantin baru, …  cita-cita yang pastinya dimiliki oleh setiap pasangan yang menyempurnakan setengah Diinnya. Kalo cita2 mau jadi apa saat besar nanti? Tentunya semua punya aneka macam keinginan menjadi seseorang sesuai imajinasinya saat itu. Biasanya yang terjadi, cita-cita yang terpancang, meleset dari apa jadinya dia pada akhirnya. Cita-cita mau jadi dokter, ehh taunya jadi pemain soccer :D

Dan, saya baru tau… apa arti sebenarnya Sakinah,… Mawaddah dan Rohmah itu… Kemarin.

Iya.. baru kemarin, ketika menghadiri walimah seorang teman lama… yang mengisi do’a untuk mempelai adalah kakak tersayang,.. disitu… kakak menyelipkan definisi dari sakiinah, mawaddah dan rahmah. Subhanallah…

Ternyata, sakiinah itu … bukan berarti “tenang” yang sesungguhnya, dalam artian… tenaaaang, damaaai… adem ayem… bukan… diambil dari kata sikkiin, bhs arab yang artinya Pisau, … sifat pisau? Makin diasah, maka akan semakin tajam. Begitu pula dengan sakiinah,… ingin ketenangan yang lebih hakiki? Harus sering diasah dengan berbagai ujian…  Manakala ujian demi ujian sudah sering menimpa, dan kita mendapati diri.. dan hati… masih bisa tenang, bisa dilabuhkan kedalam sujud-sujud kita, masih terpancang harapan, bahwa ada Dia yang pasti, melihat… segala kesulitan kita,.. ketika itulah rumah tangga kita sudah bisa disebut, sakiinah. Tenang dalam badai….

Jadi, rumah tangga yang sakiinah itu bukan berarti rumah tangga yang bebas dari ranjau, aman dari undakan,  dan mulus dari serpihan kaca. Bukan… melainkan rumah tangga yang selalu menemui undakan-undakan, serpihan-serpihan, dan ranjau demi ranjau yang menjebak… tapi, mampu dilewati berdua. Berdua, bersatu menghadapi semua ujian tersebut, ketika itulah mereka bisa disebut pasangan yang sakiinah.

Tapi bukan Cuma sakiinah aja yang diperlukan untuk memperkokoh pilar perkawinan tersebut. Harus ada Mawaddah,.. alias cinta birahi… maksudnya, cinta yang menggelora diantara keduanya. Cinta yang membuat kehidupan perkawinan itu ada pijar-pijar apinya,… ada aliran kimianya,… hingga akhirnya, bisa melahirkan keturunan bagi keduanya. Gimana caranya bisa mendapatkan sakiinah, ketika mawaddah saja sudah mati? …. Pada akhirnya, setiap undakan-undakan yang ada, dihadapi sendiri-sendiri… ketika ranjau menjebak, bisa jadi suami selamat, tapi istri terjebak, atau sebalikn ya… karena apa? Karena gak ada pegangan tangan keduanya ketika menghadapi itu semua.  Semua dilalui sendiri-sendiri…. Tanpa adanya kekompakan.

 “Kelanggengan rumah tangga akan selalu diuji. Perbedaan sikap, pilihan karier beserta dinamika kerjanya,  tekanan ekonomi, dan percikan kenangan lama akan menggoda ditengah jalan”.  (cuplikan cerbung Semusim lalu, ifa avianty)

Adapun Rahmah,  akan diraih keduanya, ketika sudah melalui sakiinah dan mawaddah…. Rahmah adalah kasih sayang yang melengkapi hari-hari tua mereka… ketika anak-anak sudah melahirkan cucu-cucu bagi mereka, ketika rambut sudah memutih, karir sudah dilepas, kasih sayang yang ada bukan lagi seperti pijaran api ketika masih muda dulu, akan tetapi… terasa lebih kuat meski tak lagi bergelora.  Sepi tapi berarti, seperti senja…. Yang tenang namun penuh kehangatan..

Hmmm…  akhirnya,  disini,..  disimpang jalan ini, saya terpekur.. merenungi kembali…

Ya Allah,.. sudah benarkan langkah yang kuambil? Hanya Engkau yang Maha mengetahui ya Allah,… kuterima semua kehendakMu, apapun itu… tapi jika Kau selamatkan aku,.. ijinkan aku membahagiakan orang-orang terkasih dikehidupanku, saat ini…. Aminnn…

Oleh-oleh Do’a pengantin baru:

Ya Allah, kumohon padaMu 4 hal…. Dan aku berlindung padaMu dari 4 hal…

Aku mohon 4 hal padaMu:

-          Lisan yang selalu berdzikir,

-          Hati yang selalu bersyukur,

-          Badan yang selalu bersabar,

-          Dan… pasangan yang mau membantu urusanku dunia dan akhirat.

 

 

Aku berlindung padaMu dari 4 hal:

-           Anak yang memperbudak aku (menjadi tuan atasku),

-          Harta yang membawa bencana bagiku,

-          Tetangga yang bila melihat kebaikan dariku, dia diam saja dikarenakan iri atas kebaikan yang kuperoleh. Namun jika melihat keburukan dariku, dia menyebarkannya.

-          Pasangan yang membuatku beruban (Tua) sebelum waktunya.

 

Wallohu a'lam bishshowab ...

Posted by bunayya

12 koment, tengkyuu






Login to your account to post comment

You are not logged into your Tabulas account. Please click here to login.

Post comment as a guest

Your name:

Your email: (will not be posted publicly)

Your website:



aries (guest)

Comment posted on October 7th, 2009 at 04:27 PM
Jadi inget anak-istri dan ibu-bapak...
Memang sakinah, mawadah warahmah banyak di harapkan hampir semua keluarga muslim

endah (guest)

Comment posted on September 27th, 2009 at 11:36 PM
Assalamu'alaikum.Salam kenal teh.
Teh,tulisannya bagus2.Tp kok sedih terus yah ?.Semoga Allah memberikan kebahagiaan untuk teteh yah :)
Comment posted on October 4th, 2009 at 09:48 AM
Wa'alaikumsalam,..
salam kenal kembali... Alhamdulillah terimakasih :)
Ammiin, jazakillah atas do'anya ..

aulia (guest)

Comment posted on September 3rd, 2009 at 01:25 PM
amiiinnn...,, postinganny bagus banget,

najwa (guest)

Comment posted on August 16th, 2009 at 10:02 AM
Assalamu'alaikum wrwb.
Mbak Ifa, saya sangat suka dengan cerbung anda yang berjudul Semusim Lalu yang diterbitkan majalah UMMI. Apa saya boleh minta cerita selengkapnya? Soalnya saya tidak selalu beli UMMI. Syukron.Jazakillah kk.
Wassalamu'alaikum wr.wb.

moenk (guest)

Comment posted on August 24th, 2009 at 02:43 PM
mohon maaf mba najwa, saya bukan mba ifa, dan ini jg bukan blognya mba ifa,.. tapi saya hanya penggemar tulisannya mba ifa avianty. Kalau mba mau menghubungi mba ifa langsung, monggo dilihat saja di facebook :)

meidhita (guest)

Comment posted on July 27th, 2009 at 07:39 AM
Assalaamu'alaykum.
Saya mendapat link web ini dari milis sebelah. Tulisannya sangat bermanfaat. Jazakillah.

RoSa (guest)

Comment posted on July 26th, 2009 at 02:19 PM
Bun....tulisannya bagus banget...boleh aku publish ke milis yahhh ;) *dgn mcantumkan link tentunya

arisnb (guest)

Comment posted on July 15th, 2009 at 03:12 PM
alhamdulillah. artikelnya bagus mbak, mencerahkan

entin (guest)

Comment posted on July 15th, 2009 at 03:07 PM
makasih mbak. artikelnya bagus

Henny (guest)

Comment posted on June 5th, 2009 at 02:57 PM
Terima kasih pencerahannya Mbak...Alhamdulillah dapat ilmu baru makasih ya mau berbagi...

meyrinda (guest)

Comment posted on May 2nd, 2009 at 04:11 PM
alhamdulillah dapet ilmu baru lagi
alhamdulillah dulu buanyakkk yang mendoakan aku menjadi keluarga SaMaWa
mudah2an diijabah ALLAH
insya allah, makin disayang ALLAH amien